efek

Kamis, 11 Februari 2021

“ECO PRODUCT PELUANG USAHA ERA MILINEAL”

 
    Di era milineal saat ini peran generasi muda sangatlah penting, hal ini karena generasi muda merupakan aset negara dalam menghadapi segala tantangan yang akan datang. Zaman yang serba digital saat ini membawa perubahan yang sangat signifikan bagi bangsa Indonesia. Perubahan-perubahan ini berdampak pada berbagai sektor salah satunya yaitu sektor lingkungan. dapat kita lihat bersama bahwa bangsa Indonesia adalah contoh nyata wujud permasalahan lingkungan seperti masalah sampah yang menggunung, pencemaran sungai oleh limbah, penebangan hutan dengan sekala besar-besaran, pembakaran lahan untuk dijadikan perumahan, dan lain sebagainya. Kebersihan lingkungan di Indonesia seharusnya lebih menjadi fokus utama dalam penyebaran berita.
    Penangan pengelolaan sampah saja misalnya di berbagai wilayah di Indonesia belum lah sangat optimal, bahkan tiap tahunnya Indonesia menghasilkan berjuta-juta ton sampah. Tak heran Indonesia menempati posisi kedua sebagai penyumbang sampah plastik di lautan terbanyak setelah negara china pada tahun 2018. lalu bagimana peran anak muda dibutuhkan dalam terkait hal ini?. Jawabannya sangatlah beragam diantaranya dengan menjaga lingkungan sekitar, melakukan aktivitas atau kegiatan go green, daur ulang sampah, melakukan program 3R dan lain sebagainya. Namun itu semua belumlah cukup untuk menangani permasalahan sampah yang ada di Indonesia. Perlu adanya inovasi dalam menangani sampah di Indonesia.
    Saat ini, seperti yang telah kita ketahui pada umumnya sampah organik diolah menjadi pupuk kompos. Namun sebenarnya sampah organik dapat diolah menjadi sebuah material bahan baru yang nantinya dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Ide tersebut merupakan peluang kerja yang baik dalam menjadikan Indonesia lebih bersih. Pekerjaan yang ramah lingkungan atau istilah kerennya “green job’s” ( https://www.coaction.id/ )  merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan pelestarian terhadap lingkungan contohnya yaitu dalam hal daur ulang sampah atau limbah.
Apa saja sampah atau limbah organik yang dapat dibuat menjadi material baru?
Limbah organik yang dapat diolah menjadi material baru diantara adalah kulit kacang, petai cina yang sudah kering, ampas tebu, dan lain sebagainya. Pembuatan material baru dapat menggunakan metode laminasi. Laminasi adalah teknik penggabungan atau penumpukan suatu bahan untuk dijadikan sebuah material baru yang lebih kokoh menggunakan lem dan sistem press. Sebagai salah satu contohnya yaitu Laminasi limbah Petai Cina.
Berikut ini adalah proses pembuatan material baru bahan limbah petai cina dengan Teknik laminasi.

1. Mempersiapkan bahan petai cina setelah dikumpulkan kemudian petai cina dipilah yang bagus dan tidaknya. Pilihlah petai cina yang bewarna coklat atau telah kering tapi tidak terlalu kering sehingga nantinya akan lebih awet.

2. Setelah dipilah kemudian dikeluarkan biji atau isian petai cina lalu dicuci dengan air bersih kemudian keringkan.

3. Setelah kering lanjut untuk proses laminasi dengan langkah awal siapkan alat dan bahan terlebih dahulu.

4. Setelah itu ambilah petai cina dan olesi lem kayu pada permukaan luarnya kemudian tempelkan dengan posisi menyilang atau sejajar pada alas plastik ataupun kertas tebal.

5. Lakukan penempelan petai cina secara terus menerus hingga membentuk sebuah lembaran lebar untuk dijadikan sebuah lapisan.

 

6. Setelah membentuk sebuah lembaran lebar lalu lepaskan lapisan dari alas secara perlahan kemudian keringkan.

7. Buatlah kurang lebih 5 lapisan selanjutnya rapikan dengan memotong lapisan dengan ukuran kurang lebih 20 cm x 20 cm pada masing-masing lapisan menggunakan gunting.

8. Selanjutnya yaitu proses press dengan cara olesi lapisan ke satu sampai ke empat dengan lem yang cukup banyak sebaiknya menggunakan kuas agar lem teroles secara merata pada permukaan lapisan lalu.

9. Setelah itu tumpuklah lapisan menjadi satu bagian setelah ditumpuk lalu ditindih dengan alat berat agar menjadi laminasi yang padat. 

 

10. Tunggu hingga laminasi mengering  kurang lebih selama 6-12 jam. Dan lapisan laminasi siap digunakan.

 

    Selanjutnya material yang sudah jadi tersebut dapat dijadikan alat-alat furniture yang ramah lingkungan dan pastinya juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi berikut ini contoh dari hasil pembuatan produk furniture dari limbah sampah petai cina.

 
Selain dijadikan produk kap lampu gantung  laminasi petai cina sebenarnya dapat dibuat berbagai macam produk-produk ramah lingkungan furniture dan kerajinan seperti tempat pensil, wall panel, dan lain sebagainya. Sebagai penerus generasi muda Indonesia dalam rangka menjadikan Indonesia lebih bersih kita harus berinovasi dan berkarya serta pastinya memanfaatkan peluang yang ada. Menjaga dan merawat kelestarian lingkungan juga perlu di tingkatkan lagi agar bangsa Indonesia memiliki masa depan yang cerah.